PAPANBACA Pengetahuan Alasan Kapal Kenapa Tidak Tenggelam

Alasan Kapal Kenapa Tidak Tenggelam

Kapal meski mempunyai berat ratusan ribu ton tapi tidak tenggelam ketika di air. Sedangkan benda-benda dengan bentuk lebih kecil daripada kapal, justru tenggelam ketika berada di air, kok bisa ?

Hal itu bukanlah suatu tanpa alasan, kenapa kapal bisa terapung atau tidak tenggelam. Dalam proses pembuatannya, kapal dibuat dengan desain yang memperhitungkan berat dan volume kapal. Desain tersebut menggunakan prinsip-prinsip hidrodinamika dan arsitektur navala untuk memastikan bahwa kapal tidak terbalik atau tenggelam saat berlayar di lautan.

Salah satu prinsip yang digunakan pada kapal adalah prinsip Hukum Archimedes, yang menyatakan bahwa.

kapal

Jika benda dicelupkan pada suatu zat cair, maka benda itu akan mendapatkan gaya tekan ke atas (disebut gaya Archimedes) yang besarnya sama dengan gaya berat yang dipindahkan.”

Atau sama dengan sebuah benda akan mengalami gaya flotasi sebanding dengan massa jenis fluida yang ditolaknya. Dan hal ini mengartikan bahwa semakin besar massa jenis fluida yang ditolak oleh kapal, semakin tinggi gaya flotasi yang dihasilkan.

Oleh karena itu, kapal dibuat dengan bentuk yang memungkinkan air laut untuk ditolak sebanyak mungkin, sehingga kapal dapat tetap terapung di atas permukaan air. Kapal juga dilengkapi dengan sistem ballast untuk mengatur berat kapal dan memastikan bahwa center of gravity-nya tidak terlalu tinggi, sehingga kapal tidak terbalik atau tenggelam.

Kemudian alasan massa jenis kapal bisa lebih kecil yaitu. Pada kapal terdapat ruangan yang cukup luas yang berisi udara. Sehingga membuat volume kapal menjadi besar dan menghasilkan massa jenisnya jadi lebih kecil. Kalau diperhatikan tidak sepenuhnya badan badan kapal terapung. Tapi sebagian lambung kapal tenggelam.

Nah kalau terdapat kejadian lambung kapal bocor, air laut akan masuk ke dalam dan memaksa udara yang ada di dalamnya keluar, alhasil massa jenisnya lebih besar daripada air. Akibatnya kapal bisa tenggelam dan karam.

Tapi semakin berkembangnya teknologi kapal juga dilengkapi dengan sistem keamanan yang canggih, seperti sistem deteksi kebocoran, sistem penyedot air, dan pompa-pompa untuk mengeluarkan air jika terjadi kebocoran atau kemasukan air ke dalam kapal. Dengan demikian, kapal laut dapat terus berlayar dengan aman di lautan, meskipun terjadi kebocoran atau kemasukan air.

Jadi, itulah alasan kenapa kapal tidak tenggelam ketika berlayar. Terutama dalam proses pembuatannya adlah hal yang sangat penting. Jika salah sedikit perhitungan bisa berakibat fatal. Baca terus artikel menarik dari Papanbaca di papanbaca.net

2 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *