Nulis Travel Bukit Paralayang Parangtritis: Harga Tiket dan Lokasi

Bukit Paralayang Parangtritis: Harga Tiket dan Lokasi

Bukit Paralayang Parangtritis

Bukit Paralayang Parangtritis merupakan salah satu tempat berburu suasana senja paling ngehits di Jogja. Lokasi wisata ini masih satu wilayah dengan pantai Parang Endog yang sangat keren dilihat dari puncak. Namun Spot paling menarik dari tempat ini adalah pemandangan garis pantai yang panjang.

Sangat indah dinikmati kala senja tiba, sembari melihat matahari kembali ke peraduannya perlahan-lahan. Diiringi semburat jingga yang berpadu denga gradasi biru di langit membuat perasaan menjadi tenang dan damai dalam sesaat. Membuat otak yang penat dengan rutinitas menjadi segar kembali dan bersemangat.

Lokasi dan Rute Menuju Bukit Paralayang Parangtritis

Bukit Paralayang Parangtritis ini wilayahnya sudah berada dalam cakupan Kabupaten Gunung Kidul. Meskipun pantai Parangtritis sendiri masuk ke wilayah kabupaten Bantul. Ini dikarenakan memiliki lokasi tepat di perbatasan antara Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Bantul.

Puncak ini lebih tepatnya berada di kawasan area hutan Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul. Lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Jogja karena dapat ditempuh selama satu jam perjalanan. Kira-kira kamu harus menempuh perjalanan sekitar 35 kilometer dari kota Jogja.

Bukit Paralayang Parangtritis
instagram.com/madrani07

Kalau bingung atau ragu-ragu, tidak perlu khawatir karena kamu dapat mencarinya melalui google map ke pantai parangtritis. Kemudian kamu dapat melanjutkannya menuju ke arah Bukit Parang Endog atau bisa mengikuti jalur menuju Queen of the South Resort karena masih dalam wilayah yang sama.

Memiliki posisi di ketinggian 900 mdpl, bukit ini menyuguhkan pemandangan khas ketinggian bukit. Hamparan pantai yang membentang di kejauhan diiringi deburan ombak yang menambah keindahannya. Sehingga tidak rugi rasanya melakukan perjalanan yang luar biasa untuk sampai di tempat ini.

Melewati jalanan yang mulus bukan berarti bisa melewatinya dengan suka-suka. Karena jalan menuju Bukit Paralayang Parangtritis ini memiliki kontur yang miring dan menanjak. Sehingga pengunjung harus waspada dan berhati-hati saat melewatinya, apalagi kalau kamu bukan penduduk asli Jogja.

Setelah memarkir kendaraan di tempat yang disediakan kamu masih harus melewati satu rute lagi dengan berjalan kaki. Melewati anak tangga yang memiliki tingkat kemiringan hampir 90 derajat untuk sampai ke puncak.

Namun saat datang bersama teman-teman, naik melewati anak tangga yang cukup curam ini tidak akan terasa berat. Apalagi di sepanjang anak tangga ini, dinaungi oleh pepohonan sehingga membuat suasananya sangat teduh.

Sayangnya dari kota Jogja, belum ada kendaraan umum dengan rute khusus ke tempat ini. Sehingga mau tidak mau ketika ingin datang kesana harus membawa kendaraan sendiri atau menyewa driver online. Bagi yang bisa naik kendaraan roda dua seperti motor lebih disarankan karena dapat menghindari kemacetan yang menghabiskan cukup waktu.

Yang penting sebelum berangkat harus memastikan dahulu motor yang akan kamu gunakan dalam keadaan sehat. Terutama pada bagian remnya, mengingat medan yang akan ditempuh lumayan sulit dan tinggi.

Tiket Masuk Bukit Paralayang Jogja

Kalau kamu menginginkan liburan yang tidak mengeluarkan biaya yang besar, maka tempat ini adalah pilihan yang tepat. Karena untuk menikmati pemandangan lansdscape yang sangat indah dari ketinggian, biaya yang kamu keluarkan bisa jadi hanyalah setara dengan jajan sehari kamu.

Untuk memasuki kawasan wisata Puncak Paralayang Parangtritis, kamu bisa langsung memasuki pintu masuk utama. Yakni pintu masuk ke kawasan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok dengan membayar Rp. 10.000 per orang. Tarif ini Rp. 9.750,- harga untuk membayar tiket dan yang Rp. 250,- sebagai asuransi.

Kemudian setelah memasuki kawasan wisata utama, pengunjung akan membayar kembali sebesar Rp. 5.000 untuk setiap orang.

Kemudian biaya yang harus dibayar masih ada satu lagi yakni biaya parkir. Namun jangan khawatir, parkir disini tarifnya tidak mahal. Biasanya untuk parkir motor cukup membayar sebesar  Rp. 2.000, dan untuk mobil hanya membayar sebesar Rp. 5.000. Tidak terlalu mahal bukan, sama dengan sekali makan di warteg saja.

Nah kalo kalian mau coba Paralayangnya, kamu tidak akan dikenakan biaya yang terlalu mahal. Biasanya cukup dengan biaya Rp. 300.000,- sampai Rp. 450.000 untuk setiap orang.

5 Pesona Memikat dari Bukit Paralayang Watugupit

Salah satu cara terbaik untuk menikmati pantai sebenarnya tidak harus dengan bermain pasir dan deburan ombak lautnya. Namun bisa juga menikmati keindahannya dari kejauhan seperti pemandangan yang disuguhkan oleh Bukit Paralayang Watugupit Yogyakarta ini.

Selain pemandangan dan suasana senja yang sangat romantis ini, ada beberapa pesona yang memikat hati para wisatawan disini. Kira-kira apa saja sih daya tarik dari Puncak Paralayang Parangtritis ini yang bikin kamu harus datang kesana, yuk kita cekidot dibawah ini:

1. Menikmati Sensasi Terbang Dengan Paralayang

Menikmati Sensasi Terbang Dengan Paralayang
instagram.com/imnotady

Kenapa bukit ini dinamakan Puncak Paralayang Parangtritis,  ya karena merupakan landasan pacu untuk olahraga paralayang. Banyak pengunjung yang datang bukan hanya untuk menikmati pemandangan khas perbukitan yang menawan saja. Melainkan juga mencoba merasakan sensasi terbang dengan paralayang.

Bukan hanya orang biasa yang ingin mencoba bermain paralayang saja yang berkunjung ke tempat ini. Banyak juga professional yang berlatih dengan menggunakan sarana seperti para pelatih dan atlit paralayang. Untuk orang awam disediakan instruktur yang akan mendampingi saat mengudara dengan gantole ini.

Waktu yang disukai oleh para pengunjung tempat ini adalah siang hari, karena angin pantainya yang pas untuk terbang menikmati udara. Termasuk sebagai salah satu tempat favorit untuk melakukan olahraga ekstrim ini. Karena landasan pacunya yang melandai dengan pemandangan yang sangat menawan.

Namun ketika berkunjung ke Bukit Paralayang Parangtritis dan ingin mencoba olahraga ekstrim ini. Pengunjung harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk menebus peralatan dan perlengkapan keamanannya. Biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 350.000 include biaya instruktur yang akan memandu.

Meskipun tidak memiliki pengalaman yang cukup dalam menggunakan paralayang ini, jangan khawatir untuk mencobanya. Menikmati pemandangan pantai yang sangat indah dari angkasa. Mewujudkan keinginan untuk terbang di masa kecil dengan bimbingan instruktur yang sudah berpengalaman.

2. Menikmati Indahnya Langit Yang Mulai Menguning

Ketika hati sedang gundah gulana dengan banyaknya beban pikiran hingga tak mampu lagi berfikir dengan jernih. Maka salah satu solusi yang baik untuk mengatasinya adalah dengan refreshing. Karena melihat pemandangan senja dengan langit yang mulai menguning bisa mengurai permasalahan yang kita hadapi.

Pemandangan matahari tenggelam dengan senja yang berwarna jingga di Bukit Paralayang Parangtritis ini juga sangat indah dijadikan latar berfoto. Salah satu spot tercantik di kawasan wisata parangtritis yang membuat hati menjadi lebih tenang dan damai.

Banyak sekali pengunjung yang datang hanya untuk menikmati panorama ini sembari makan cemilan atau makanan yang dibeli dari warung. Namun saat duduk di tepi tebing, alangkah baiknya tidak terlalu ke pinggir karena cukup berbahaya.

Landasan ini pada awalnya adalah dibuat untuk landasan pacu olahraga paralayang. Sehingga bagian tepinya dibiarkan terbuka tanpa pagar yang melindungi pengunjung dari musibah terjatuh dari atas. Semua harus dapat menjaga dirinya sendiri dari hal yang tidak diharapkan.

3. Menikmati Perpaduan Lanscape Antara Hutan dan Pantai

Pemandangan mengagumkan yang dapat dinikmati oleh para pengunjung di tempat ini adakah perpaduan antara hutan dan pantai yang sangat indah. Apalagi dinikmati saat senja tiba dengan semburat jingganya di langit.

Bahkan kamu bisa menikmati suara dan pemandangan dengan debur ombak diiringi semilir angin dipantai yang sangat sejuk. Perpaduan unik yang tidak di semua tempat ada, itulah sebabnya para atlet lebih menyukai tempat ini karena tidak membosankan.

Kalau kamu adalah seorang yang aktif membagikan foto di instagram, pemandangan ini sangat cocok dijadikan latar belakang yang sangat instagramable. Membuat gambar eksotis yang asli tanpa editan akan membantu menaikkan insight media sosial yang kamu miliki.

4. Menikmati Jalan Setapak

Sebenarnya waktu yang dibutuhkan dari tempat parkir sampai ke puncak tidaklah lama, cukup menghabiskan waktu kira-kira 3 sampai 5 menit saja. Dengan menaiki tangga yang dibuat dari beton dengan tertib dan sesuai dengan aturan.

Untuk naik keatas maka pengunjung dapat menggunakan jalur di sebelah kiri dan untuk turun dapat menggunakan jalur di sebelah kanan. Peraturan ini sebaiknya dipatuhi setiap pengunjung agar tidak terjadi kemacetan di tangga yang membuat tidak nyaman.

Pada umumnya para pengunjung yang ingin terbang di udara dengan paralayang mulai berdatangan selepas ashar atau kira-kira jam 15.00. WIB. Sehingga dapat menikmati suasana senja saat matahari mulai tenggelam sambil terbang ke bawah.

5. Menikmati Sunset dari Kursi Cafe

Menikmati Sunset dari Kursi Cafe
instagram.com/mitakhj/

Pasti rasanya akan sangat nyaman ya kalau menikmati santai disini sambil melihat cahaya tenggelam di ufuk barat. Sambil menyeruput kopi dan duduk di kursi akan membuat lebih focus memperhatikan pemandangan yang sulit ditemui ini.

Kalau datangnya tidak terlambat, maka sebelum sampai ke daerah puncak akan melawati banyak kursi yang sudah tersedia. Awalnya kursi ini adalah milik warung-warung yang banyak dibawah. Namun tempat ini adalah tempat paling asyik sehingga cukup menjadi rebutan oleh pengunjung.

Biasanya di setiap meja yang ada kursinya ini sudah tersedia menu minuman dan makanan yang bisa dipesan. Harganya cukup bersahabat dengan kantong para pengunjung, tidak semahal makanan di obyek wisata seperti pada umumnya.

Namun kalau tidak ingin membeli makanan di warung, kamu bisa membawanya sendiri dari bawah sebagai bekal. Yang penting sampah yang dihasilkan dari keasyikan kamu ini harus dibersihkan dan dibuang ke tempat sampah yang banyak tersedia.

Karena masih banyak traveler kita sendiri yang tidak dapat menghargai keindahan alam dengan membuang sampah sembarangan. Menjadikan obyek wisata menjadi rusak dan tidak diminati lagi saking kotornya.

Itulah beberapa hal mengenai Bukit Paralayang Parangtritis yang bisa dijadikan pertimbangan untuk mengunjunginya. Selain menikmati sensasi terbang seperti burung diudara sembari menyaksikan indahnya panorama. Juga akan membantu menguraikan kepenatan kamu dengan cara yang menyenangkan.

48 Likes

Ingin berkontribusi?


Sekarang kamu sebagai pembaca juga bisa berkontribusi pada website ini dengan cara mengirimkan tulisan yang kamu buat, sebagai imbalan kamu akan mendapatkan reward sejumlah uang.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.