Cara Mengoptimalkan Ukuran Gambar Untuk Website

Cara Mengoptimalkan Ukuran Gambar Untuk Website

Tahukah kamu bahwa mengoptimalkan gambar sebelum mengunggahnya ke situs seperti WordPress dapat berdampak besar pada kecepatan website?

Ketika membuat blog baru, banyak pemula mengunggah gambar tanpa melakukan mengoptimalan sama sekali. Tidak peduli ukuran file yang di unggah sangat besar mereka tetap melakukannya.

Tapi lama kelamaan mulai sadar bahwa yang di lakukan itu sangat berefek buruk pada website yang mereka miliki. Untuk itu sangat penting memperbaiki dengan menggunakan cara terbaik pengoptimalan gambar sebagai hal yang cukup penting bagi rutinitas blogging.

Pada artikel kali ini, kami akan menunjukkan cara pengoptimalan gambar untuk kinerja website yang lebih cepat tanpa kehilangan kualitas. Dan juga beberapa daftar plugin yang dapat kamu gunakan untuk mengoptimalkan gambar di WordPress.

Apa Yang Dimaksud Dengan Optimasi Gambar?

Optimalisasi gambar adalah proses menyimpan dan mengirim gambar dalam ukuran sekecil mungkin tanpa mengurangi kualitasnya.

Ada banyak sekali alat yang dapat kamu manfaatkan untuk melakukan hal ini. Mulai dari yang gratis hingga ada yang berbayar. Bahkan ada alat atau plugin yang dapat mengompresi gambar secara otomatis hingga 80% tanpa kehilangan kualitas.

Cara Kerja Pengoptimalan Gambar

Secara sederhana, pengoptimalan gambar bekerja dengan menggunakan teknologi Lossy dan Lossless yang membuat ukuran file menjadi lebih kecil tanpa mengurangi kualitasnya.

Alasan Pemilik Website Harus Mengoptimalkan Gambar

Ada banyak manfaat yang akan mereka terima ketika mengoptimalkan gambar untuk situs web, berikut diantaranya:

  • Meningkatkan kecepatan loading website.
  • Peningkatan dalam peringkat SEO.
  • Tingkat konversi yang lebih tinggi.
  • Jika kamu menggunakan CDN, ini akan membutuhkan sedikit penyimpanan dan bandwidht sehingga lebih murah dalam hal biaya.
  • File backup yang lebih kecil akan mempercepat proses.

Seperti yang terlihat pengoptimalan gambar akan berdampak pada SEO, dimana Google akan lebih memprioritaskan situs yang proses loadingnya lebih cepat dan menurunkan peringkat website yang memiliki loading lebih lama. Jadi sangat penting kamu sebagai pemilik situs untuk melakukan hal ini.

Bagaimana Cara Mengoptimalkan Gambar Untuk Website

Kunci dari pengoptimalan gambar adalah menemukan keseimbangan antara ukuran file paling kecil dan kualitas gambar yang dihasilkan.

Berikut adalah hal utama yang paling berpengaruh dalam pengoptimalan gambar:

  • Format file gambar (JPEG vs PNG vs GIF).
  • Kompresi (kompresi yang lebih tinggi menghasilkan ukuran file yang lebih kecil).
  • Dimensi gambar (tinggi dan lebar).

Dengan menggunakan kombinasi dari ketiga hal di atas, kamu dapat mengurangi ukuran gambar sampai seminimal mungkin tanpa kehilangan banyak kualitas.

Mari kita bahas secara lebih terperinci.

1. Format File Gambar

Bagi sebagian besar pemilik website, tiga format gambar yang perlu di ketahui adalah JPEG, PNG, dan GIF. Memilih jenis file yang tepat akan sangat berpengaruh dalam pengoptimalan gambar.

Untuk membedakan fungsi dari masing-masing format, kamu bisa menggunakan JPEG untuk foto atau gambar yang memiliki banyak warna, PNG untuk gambar sederhana atau yang memiliki latar belakang transparan, dan GIF untuk gambar animasi.

Jika kamu belum mengetahui apa perbedaan dari masing-masing format, maka akan sedikit saya bahas disini.

Gambar PNG merupakan file format yang tidak terkompresi sehingga memiliki kualitas yang lebih tinggi, dan kelemahannya adalah ukuran file yang lebih besar.

JPEG adalah format yang terkompresi sehingga mengurangi sedikit kualitas gambar dan memberikan ukuran yang lebih kecil.

Sedangkan GIF hanya menggunakan 256 warna dengan kompresi lossless yang menjadikan pilihan terbaik untuk gambar animasi.

2. Kompresi

Hal berikutnya adalah kompresi yang memainkan peran besar dalam optimasi gambar.

Ada beberapa jenis dan tingkatan kompresi yang tersedia. Pengaturan pada masing-masing akan bervariasi tergantung pada alat kompresi yang di gunakan.

Jika menggunakan alat pengeditan gambar seperti Adobe Photoshop, On1 Photos, GIMP, dan lainnya hadir dengan fitur kompresi gambar bawaan.

Atau kamu juga dapat menggunakan alat kompresi online yang sekarang sudah banyak beredar dan tentunya gratis untuk digunakan seperti TinyPNG atau JPEG Mini.

3. Dimensi Gambar

Jika kamu menggunakan gambar yang memiliki dimensi lebih dari 2000 pixel dan ukuran yang besar, maka lebih baik kamu mengurangi dimensinya dan memilih format yang tepat seperti jpeg agar ukuran gambar menjadi lebih kecil.

Alat dan Program Pengoptimalan Gambar Terbaik

Seperti yang sudah kami katakan di atas, sebagian besar perangkat lunak pengeditan gambar sudah terdapat fitur pengoptimalan dan pengaturan kompresi.

Tetapi selain menggunakan program pengeditan gambar yang berbayar, ada beberapa alat pengoptimalan gambar gratis yang memiliki fungsi sama dan dapat kamu manfaatkan sebelum mulai mengunggah gambar ke website.

Adobe Photoshop

Siapa yang tidak tahu Adobe Photoshop, perangkat lunak pengeditan gambar berbayar ini memiliki fitur untuk menyimpan gambar yang di optimalkan untuk website. Caranya cukup buka gambar kamu dan klik opsi File > Save For Web.

Akan muncul window baru. Di bagian sebelah kanan, kamu dapat mengatur format gambar yang ingin di gunakan dan dimensinya. Lihat pada bagian kiri bawah yang menunjukkan ukuran file.

Save Form Web Photoshop

GIMP

Merupakan alternatif Photoshop dan program open source yang cukup populer. Alat ini juga dapat di gunakan untuk mengoptimalkan gambar. Tetapi kelemahan dari alat ini adalah tidak mudah di gunakan seperti beberapa solusi yang kami bahas pada artikel ini.

Pertama kamu perlu membuka gambar di program GIMP kemudian pilih File > Export As. Akan muncul popup simpan file. Beri nama file kamu dan kemudian klik Export.

Export GIMP

Akan muncul opsi export gambar. Untuk file jpeg, kamu dapat memilih tingkat kompresi untuk mengurangi ukuran file. Jika sudah selesai klik Export untuk menyimpan file gambar yang sudah di optimalkan.

TinyPNG

TinyPNG adalah kompresi online gratis yang menggunakan teknik lossy, dan dapat kamu manfaatkan untuk memperkecil ukuran file PNG tanpa mengurangi kualitas gambar.

Cara penggunaannya cukup mudah, kamu hanya perlu mengunjungi halaman tinypng.com dan mengunggah file gambar dengan menggunakan metode drag and drop.

Upload Gambar di TinyPNG

Setelah mengupload gambar secara otomatis langsung di kompresi dan jika sudah selesai akan tersedia tautan untuk mendownload file. Jika kamu ingin mengkompresi file gambar dengan format jpeg kamu dapat mengunjungi tinyjpg.com.

Simpan Gambar TinyPNG

Bahkan mereka juga meyediakan plugin WordPress gratis yang dapat melakukan secara otomatis untuk mengkompresi file gambar.

JPEG Mini

Berbeda dengan TinyPNG, kalau JPEG Mini menggunakan teknologi kompresi lossless yang secara signifikan dapat mengurangi ukuran gambar tanpa mempengaruhi kualitasnya.

JPEG Mini

Kamu dapat menggunakan kompresi versi web mereka secara gratis, atau membeli program untuk komputer. Tidak hanya itu, mereka juga menyediakan API berbayar untuk mengotomatiskan proses pada server.

Plugin Optimasi Gambar Terbaik Untuk WordPress

Sebenarnya cara terbaik untuk melakukan optimasi gambar adalah dengan melakukan kompresi sebelum mengunggahnya ke situs WordPress. Hal ini jauh lebih baik dari pada menggunakan plugin yang memang mempermudah tapi akan sedikit membebani server dan bisa berefek buruk pada SEO.

Tetapi jika kamu sedang mengelola situs multi penulis, akan sangat merepotkan ketika meminta mereka untuk melakukan kompresi gambar terlebih dahulu. Maka dari itu tidak ada cara lagi yang bisa di lakukan selain menggunakan plugin untuk mendapatkan solusi otomatis, berikut adalah beberapa plugin kompresi yang dapat kamu manfaatkan.

  1. Optimole.
  2. EWWW Image Optimizer.
  3. Compress JPEG & PNG images – plugin WordPress yang di sediakan oleh tim tinyPNG.
  4. Imagify – plugin yang di kembangkan oleh tim WP Rocket.
  5. ShortPixel Image Optimizer.
  6. WP Smush.
  7. reSmush.it.

Daftar plugin di atas selain gratis juga menyediakan versi premium yang berbayar dengan dukungan CDN.

Kesimpulan Mengenai Optimasi Gambar Untuk Website

Jika sebelumnya kamu tidak melakukan pengoptimalan atau kompresi pada gambar yang akan di unggah ke website. Maka mulai sekarang biasakan untuk melakukan kompresi, ini akan membuat perbedaan pada kecepatan loading website yang juga berdampak positif untuk SEO.

Dengan begitu bisa membuat ranking website kamu akan meningkat dalam hasil pencarian.

Perlu kamu ketahui sebenarnya pada update terbaru WordPress 5.8 sudah mendukung file gambar WebP. Dimana gambar yang menggunakan format WebP dapat dibuat secara signifikan lebih kecil dari JPEG dan PNG yang tentunya memiliki kualitas sama. Dan tidak hanya itu, format WebP juga mendukung gambar transparant.

Untuk dapat melakukannya kamu perlu mengkonversi terlabih dahulu yang awalnya format gambar adalah PNG atau JPEG menjadi WebP. Ini sangat mudah karena sudah banyak alat online dan gratis yang dapat kamu gunakan.

Tetapi ada juga plugin WordPress yang dapat malakukan konversi secara otomatis saat kamu menggunggah gambar. Lihat artikel kami tentang cara menggunakan gambar WebP di WordPress.

Kami harap artikel ini dapat membantu kamu mempelajari cara mengoptimalkan gambar di WordPress. Lihat panduan kami lainnya tentang cara mengubah penulis postingan di WordPress.

Semoga panduan di atas bermanfaat. Jika kamu memiliki pertanyaan tinggalkan pada kolom komentar di bawah.

Artikel Menarik Lainnya

Avatar Staf Editor

Penulis: Staf Editor

Admin dan merupakan pendiri tunggal dari website nulis.net, yang memiliki keingin agar website ini dapat dikenal banyak orang senantiasa membantu dalam hal apa pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *