Nulis Travel Embung Nglanggeran: Harga Tiket dan Lokasi

Embung Nglanggeran: Harga Tiket dan Lokasi

Embung Nglanggeran

Embung Nglanggeran Gunung Kidul merupakan salah satu tempat wisata alam yang sangat memikat di wilayah Jogjakarta. Embung atau danau yang terletak di daerah Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul ini, menawarkan pemandangan tepian embung yang tidak terhalang perbukitan ataupun pepohonan.

Momen paling tepat untuk menikmati keindahan embung ini adalah pada saat sore hari. Pemandangan senja yang memikat dengan warna jingga yang menawan. Pada bulan Februari 2013 wisata alam ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, sehingga terhitung sudah sembilan tahun lamanya menjadi destinasi wisata resmi kota Jogja.

Rute Menuju Embung Nglanggeran Gunung Kidul

Untuk mencapai tempat wisata alam yang terletak di Desa Nglanggeran Wetan, Kecamatan Patuk ini lebih mudah dicapai saat kamu pernah berlibur ke gua pindul. Goa bawah tanah yang tersohor sampai ke seluruh dunia karena keindahan stalaktit dan stalagmitnya yang paling baik.

Karena jarak Embung Nglanggeran dengan gua pindul kira-kira 20 km sehingga cukup ditempuh selama 40 menit saja. Perkiraan ini dapat kamu jadikan acuan ketika kamu datang dari kota Jogja. Sehingga bisa memperkirakan waktu dengan menghitung jarak tempuh yang digunakan.

Sayangnya sampai saat ini belum ada angkutan khusus yang memiliki rute sampai ke Embung ini. Sehingga lebih baik menggunakan kendaraan pribadi kalau ingin datang berkunjung. Tetapi lebih aman lagi adalah menyewa mobil beserta supir yang sudah berpengalaman dengan medan jalannya.

Embung Nglanggeran Jogja
instagram.com/sumunara_nara

Hal ini harus diperhatikan karena keadaan jalannya tidak mulus sehingga tidak mudah untuk dilewati, dengan kondisi jalan satu arah saja. Kalau ingin datang sendiri sebaiknya waspada dan berhati-hati agar selamat sampai di tujuan.

Dari kota Jogja kamu dapat mengikuti rute Jogja – Wonosari sampai ke daerah Hargodumilah yang memiliki destinasi wisata bukit Bintang. Setelah sampai diatas bukit maka kamu akan menemukan perempatan yang dapat diambil ke jalur arah kiri. Tepatnya ke Desa Ngoro-oro, kemudian pada simpang tiga yang ada di depan UPT Puskesmas Patuk 2 kamu bisa memilih arah tanjakan.

Setelah melewati tanjakan, kamu harus memilih arah kekanan, atau tepatnya ke arah pendopo Kaliasong. Disini kamu jangan belok-belok, lurus saja terus sampai menemukan pertigaan setelah melewati SD Negeri Nglanggeran. Lalu ikuti ke arah kiri, dan patuhi instruksi dari papan petunjuk arah ke lokasi wisata yang dituju.

Tiket Masuk Embung Nglanggeran

Berwisata ke tempat ini adalah salah satu pilihan tepat bagi yang budgetnya pas-pasan tapi pengen liburan. Karena untuk menikmati pemandangan embung yang sangat eksotik ini kamu tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam.

Biaya masuk untuk wisatawan domestik ke tempat ini hanya Rp 10.000 pada saat siang hari dan cukup membayar Rp. 15.000 untuk datang di malam hari. Sementara bagi wisatawan dari mancanegara sedikit lebih mahal. Yakni Rp30.000, namun ini berlaku untuk harga siang dan malam.

Biaya tambahan lainnya untuk parkir kendaraan jika datang dengan kendaraan pribadi juga tidaklah mahal. Karena kamu hanya perlu membayar sebesar dua ribu rupiah untuk biaya parkir sepeda motor dan lima ribu rupiah untuk biaya parkir kendaraan mobil.

Hal Unik dari Embung Nglanggeran yang Menjadi Daya Tarik Pengunjung

Embung Nglanggeran Gunung Kidul
instagram.com/meyrakumal

Disini kamu akan mendapatkan pemandangan indah Gunung Api Purba Nglanggeran. Selain itu juga pemandangan Gunung Api Purba Nglanggeran lainnya seperti Gunung Bongos, Gunung Kelir, Gunung Blencong, Gunung Buchu dan Gunung Gedhe.

Selain beberapa hal diatas, dibawah ini hal-hal unik mengenai Embung Nglanggeran Gunung Kidul yang menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk datang kesini. Beberapa hal tersebut adalah seperti dalam ulasan berikut ini:

1. Memiliki Lokasi di Puncak Bukit

Kalau biasanya embung atau telaga itu terletak pada dataran rendah, namun embung ini memiliki lokasi di atas bukit. Bukit tempat dibangunnya embung ini biasa disebut oleh penduduk setempat sebagai gunung Gandu. Pasti kamu akan bertanya-tanya dari mana ya sumber air embung ini kalau letaknya ada diatas bukit?

Sumber air utama untuk mengairi Embung Nglanggeran ini berasal dari mata air Sumurup yang terdapat di lereng gunung api purba Nglanggeran. Yang dialirkan dengan dua pipa besar untuk mengisi embung Nglanggeran Ini. Yang memiliki kedalaman 3 meter dengan luas 60×60 meter di atas bukit.

2. Memiliki Lokasi di Dekat Gunung Api Purba Nglanggeran

Berwisata ke embung ini seperti orang yang beli satu gratis satu, karena tidak hanya menikmati pemandangan embung. Didekat lokasi ini ada tempat wisata lainnya yang sangat terkenal yakni gunung api purba Nglanggeran.

Karena jaraknya dari embung hanya sekitar 2 kilometer saja, maka untuk dapat sampai disana hanya perlu waktu kira-kira 10 menit. Namun ini adalah jarak tempuh dengan kendaraan bermotor, berbeda kalau waktu tempuhnya dengan naik sepeda atau kendaraan lainnya.

Namun kalau merasa lelah untuk datang langsung ke gunung api purba ini, atau waktu yang digunakan tidak cukup. Maka tidak perlu merasa sedih, karena masih bisa menikmati pemandangannya gunung api purba ini dengan jelas dari Embung Nglanggeran Gunung Kidul.

3. Awalnya Bukan Dibangun Untuk Tempat Wisata

Pada mulanya Embung ini bukanlah dibangun untuk tempat wisata, namun pada perkembangannya malah menjadi destinasi wisata yang baru di Jogja. Sebelumnya masyarakat di daerah nglanggeran ini sering kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kemudian munculah sebuah ide untuk membuat tampungan air raksasa, yang dapat menampung air sebanyak mungkin. Untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat yang ada dibawahnya. Mulanya embung ini menampung air hujan yang turun kemudian dimanfaatkan untuk pengairan perkebunan para petani.

Setelah dibangunnya embung ini akhirnya para petani tidak lagi kesusahan mendapatkan air untuk mengairi sawahnya. Namun karena keindahan dan minat para wisatawan yang semakin tinggi akhirnya pada tanggal 19 Februari 2013 diresmikan menjadi tempat wisata oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

4. Memiliki Pemandangan Matahari Terbit dan terbenam Yang Sangat Indah

Spot terbaik dari tempat ini adalah memiliki pesona unik yang sangat menawan dikala pagi dan sore hari. Karena lokasinya yang berada di ketinggian, maka panorama saat matahari terbit ataupun tenggelam akan terlihat sangat cantik.

Karena itulah Embung Nglanggeran Jogja disebut sebagai tempat paling baik untuk menikmati pemandangan sunset dan sunrise. Bahkan banyak pengunjung yang sengaja datang ke tempat ini di waktu menjelang matahari terbit dan tenggelam untuk menyaksikan momen yang unik ini.

5. Berada Diantara Perkebunan Buah Durian dan Kelengkeng

Yang lebih menyenangkan lagi dari Embung Nglanggeran ini adalah memiliki lokasi yang dikelilingi oleh perkebunan buah. Perkebunan buah milik penduduk sekitar tempat ini kira-kira memiliki luas 18 hektar dengan tanaman utama kelengkeng dan durian montong.

Namun selain kedua tanaman tersebut ada juga warga yang menanam buah lain seperti buah rambutan, buah kakao dan buah alpukat. Sehingga lama kelamaan tempat ini menjadi terkenal sebagai kebun buah Nglanggeran. Karena cukup luas dan memilliki beberapa macam buah seperti layaknya kebun buah.

6. Salah Satu Embung Buatan di Gunung Kidul

Meskipun menjadi embung yang paling terkenal di Jogja, namun embung ini bukanlah satu-satunya yang dibuat di Jogja, atau lebih tepatnya di Gunung Kidul. Masih ada beberapa embung lain yang dibangun untuk membantu mengairi tanaman masyarakat sekitar.

Salah satu embung buatan yang juga memiliki pemandangan yang indah di Gunung Kidul lainnya adalah Embung Sriten. Namun karena tempatnya tidak mudah untuk diakses dan juga tidak dekat dengan obyek wisata gunung api purba Nglanggeran, sehingga tidak terlalu terkenal.

7. Tidak Memiliki Jam Buka Atau Tutup

Karena point utama yang menjadi daya tarik pengunjung untuk datang kesini adalah pemandangan matahari terbit dan terbenamnya. Jam buka tempat ini tidak ditentukan, sehingga pengunjung dapat datang kapan saja selama 24 jam dalam sehari.

Sehingga kamu tidak perlu khawatir saat ingin datang menjelang pagi ataupun menjelang sore. Karena tidak adanya batasan jam buka dan jam tutup yang diberlakukan bagi para pengunjung ini. Jadi semakin yakin bukan untuk mencoba melihat panorama unik ini di Embung Nglanggeran Gunung Kidul sekarang?

8. Tidak Boleh Digunakan Untuk Berenang dan Memancing

Meskipun kamu adalah seseorang yang sangat jago dalam berenang, namun tidak diperkenankan untuk mandi atau berenang di embung ini. Bahkan pengunjung juga tidak diperkenankan untuk memancing di embung yang memiliki kedalaman 3 meter ini.

Embung yang memiliki nama dengan makna kolam yang ada di atas bukit ini memang bukan dibuat untuk berenang atau memelihara ikan. Sehingga meskipun pemandangan yang dimilikinya sangat instagramable namun pengunjung tidak diperkenankan terjun kedalamnya.

9. Memiliki Air Yang berwarna Hijau

Meskipun bukan embung alami yang terjadi karena faktor alam, namun pemandangan di embung ini sangatlah alami. Bahkan saat kamu sampai di tempat ini pada waktu siang, kamu akan melihat airnya memiliki warna hijau tosca.

Rupanya warna hijau tosca yang dimiliki oleh Embung Nglanggeran karena lumut yang tumbuh di dasar embung. Sehingga memancarkan warna hijau ke permukaan yang sangat cantik untuk dipandang maupun dijadikan background foto.

10. Memiliki Fasilitas yang Lengkap

Meskipun termasuk masih baru, namun tempat ini sudah dikelola dengan baik oleh pengelolanya. Berbagai fasilitas yang dibutuhkan pengunjung sudah dipersiapkan dengan cukup sempurna. Sehingga kenyamanan pengunjung tidak mengalami masalah.

Fasilitas seperti lahan parkir yang luas, sarana undakan tangga untuk dapat naik keatas dengan lebih mudah. Kemudian toilet yang sangat dibutuhkan untuk membuang hajat saat mendadak merasakan panggilan alam juga sudah tersedia.

Sarana untuk tempat beribadah dan juga warung yang menyediakan makanan untuk para pengunjung yang merasa lapar juga ada di Embung ini. Beberapa saung dan gardu pandang yang dibangun di sekitar embung menambah kenyaman pengunjung.

Demikianlah beberapa fakta unik dan pesona Embung Nglanggeran Gunung Kidul yang dapat kamu nikmati saat berkunjung ke tempat ini. Sangat recommended bagi yang ingin menikmati momen bersama pasangan atau teman-teman akrab. Jadi jangan ragu untuk menikmati obyek wisata ini saat libur nanti.

41 Likes

Ingin berkontribusi?


Sekarang kamu sebagai pembaca juga bisa berkontribusi pada website ini dengan cara mengirimkan tulisan yang kamu buat, sebagai imbalan kamu akan mendapatkan reward sejumlah uang.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.