Nulis Internet Struktur Permalink SEO Friendly untuk WordPress

Struktur Permalink SEO Friendly untuk WordPress

Struktur Permalink SEO Friendly untuk WordPress

Apakah kamu mengetahui struktur permalink seperti apa yang paling SEO friendly di WordPress?

Banyak pengguna baru yang masih belum paham mengenai struktur URL yang tepat untuk kesuksesan website mereka kedepannya. Beberapa di antaranya menggunakan tautan permalink yang kurang SEO friendly sehingga berdampak buruk bagi website.

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan URL WordPress yang SEO friendly, dan bagaimana kamu dapat menyesuaikan permalink situs WordPress.

Yang Dimaksud Dengan URL SEO Friendly

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai permalink WordPress, sangat penting untuk memahami tentang apa itu URL SEO friendly.

Yang di maksud dengan URL SEO friendly adalah tautan berisi kata kunci yang menjelaskan isi artikel dan URL tersebut mudah di baca oleh manusia maupun mesin pencari.

Contoh URL yang SEO friendly:

https://nulis.net/cara-install-wordpress/

Sedangkan berikut ini adalah tampilan URL yang tidak SEO friendly:

https://nulis.net/?p=123

Perlu kamu ketahui semenjak update WordPress versi 4.2 secara default permalink menggunakan judul postingan sebagai URL yang paling SEO friendly. Maka dari itu pengguna WordPress terbaru tidak perlu mengatur setingan permalink di WordPress.

Namun sebelum adanya perubahan ini, WordPress masih menggunakan tautan yang non-SEO friendly seperti yang kami bagikan di atas.

Tetapi nantinya kamu dapat dengan mudah memverifikasi pengaturan tautan permanen di area admin WordPress.

Pengaturan URL Permalink di WordPress

Di WordPress, tautan disebut Permalink (permanen link). Ketika membahas mengenai WordPress, kamu akan melihat istilah struktur permalink dan struktur URL ini di gunakan secara bergantian.

Sekarang yang perlu kamu lakukan adalah mengunjungi halaman pengaturan permalink di area admin WordPress dengan mengklik Settings > Permalinks.

Halaman pengaturan permalink

Seperti yang terlihat pada tangkapan layar di atas, ada sejumlah pilihan yang tersedia.

  • Plain
    https://nulis.net/?p=123
  • Day and name
    https://nulis.net/2021/12/23/sample-post/
  • Month and name
    https://nulis.net/2021/12/sample-post/
  • Numeric
    https://nulis.net/archives/123
  • Post name
    https://nulis.net/sample-post/
  • Custom Structure
    Pilih struktur URL menggunakan tag yang tersedia.

Berikut adalah penjelasan lengkap dari masing-masing opsi yang ada pada halaman pengaturan permalink ini.

Opsi “Plain” atau pertama, ini adalah struktur URL default WordPress sebelum update terbaru versi 4.2. Dan ini bukan pilihan yang SEO friendly.

Opsi “Day and name” dan “Month and name” memang agak SEO friendly karena memiliki nama postingan di dalamnya. Namun dengan adanya tanggal dan bulan maka URL menjadi terlalu panjang. Tetapi yang lebih penting adalah konten akan terlihat usang meskipun kamu memperbaruinya secara teratur.

Namun jika website yang kamu kelola adalah situs berita, maka memilih salah satu dari opsi ini merupakan pilihan yang tepat. Karena dengan menampilkan tanggal dapat memberi tahu pengunjung bahwa konten yang di sajikan tetap terbaru sehingga meningkatkan pengalaman pengguna.

Opsi “Post name” adalah yang paling SEO friendly di antara lainnya, karena URL terlihat singkat dan cantik.

Dulu ketika pertama kali membuat website, kami menggunakan struktur permalink custom yang menambahkan kategori bersama dengan judul postingan dalam URL. Namun seiring berjalannya waktu, kami merasa tautan tersebut terlalu panjang sehingga kami memutuskan untuk menggunakan post name sebagai default.

Berikut ini adalah contoh struktur URL custom menggunakan tags yang sebelumnya kami gunakan.

/%category%/%postname%/

Membuat Struktur URL Custom dengan Tags

Agar mendapatkan hasil terbaik, sebaiknya gunakan opsi yang sudah kami sebutkan di atas. Tetapi jika kamu mengelola situs besar dan ingin menggunakan kategori dalam tautan maka kamu bisa menyalin struktur URL custom yang kami gunakan sebelumnya.

Namun, masih ada kombinasi tag lain yang dapat kamu gunakan untuk membuat struktur URL custom. Berikut adalah daftar semua tag beserta penjelasannya.

  • %year% – Tahun postingan empat digit, misalnya 2021.
  • %monthnum% – Bulan dalam setahun, misalnya 12.
  • %day% – Hari dalam sebulan, misalnya 23.
  • %hour% – Jam dalam sehari, misalnya 21.
  • %minute% – Menit dalam satu jam, misalnya 38.
  • %second% – Detik dalam menit, misalnya 33.
  • %postname% – Menggunakan judul postingan (post slug).
  • %post_id% – Menggunakan ID unik dari postingan, misalnya 123.
  • %category% – Menampilkan nama kategori (category slug).
  • %author% – Menampilkan nama penulis postingan.

Setelah selesai jangan lupa mengklik tombol Save Changes untuk menyimpan konfigurasi struktur permalink yang sudah kamu buat.

Catatan Penting untuk Situs yang Sudah Lama Dibuat

Jika situs kamu sudah berjalan lebih dari 6 bulan, jangan pernah untuk mengubah struktur permalink. Karena jika postingan sudah terindex di mesin pencari dan pengunjung mengkliknya, maka mereka akan di arahkan ke halaman error 404 sehingga dapat berdampak buruh untuk website kamu kedepannya.

Namun dalam hal ini kamu tidak harus menggunakan struktur yang sama dengan yang kami gunakan. Cobalah untuk menggunakan struktur yang berbeda namun terbaik untuk website kamu.

Kami harap artikel ini membantu kamu membuat struktur URL yang SEO friendly pada situs WordPress.

Semoga panduan di atas bermanfaat. Jika kamu memiliki pertanyaan tinggalkan pada kolom komentar di bawah.

58 Likes

Ingin berkontribusi?


Sekarang kamu sebagai pembaca juga bisa berkontribusi pada website ini dengan cara mengirimkan tulisan yang kamu buat, sebagai imbalan kamu akan mendapatkan reward sejumlah uang.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 Comment

  1. Algoritma Google terus berubah mengikuti kemajuan teknologi digital, tapi rumus keyword in permalink rupanya masih dipercaya cukup penting oleh sebagian pemain SEO ya mas

    1. Dulu yang lebih di utamakan itu nama domain yang mengandung keyword. Tapi sekarang sudah berubah seiring berkembangnya algoritma Google, jadi kamu bisa menambahkan keyword di dalam judul, url, dan di dalam konten.