PAPANBACA News Tol Bali Mandara Tol Terpanjang ke Lima di Dunia

Tol Bali Mandara Tol Terpanjang ke Lima di Dunia

Jalan tol merupakan sebuah sarana infrastruktur yang sudah gak asing lagi dalam kehidupan masyararakat. Apalagi saat ini pembangunan infrastruktur lagi digencangkan, termasuk juga infrastruktur jalan tol untuk kendaraan bermotor. Dengan tujuan untuk memperluas serta memberikan kemudahaan untuk para pengguna kendaraan roda empat.

Bahkan terdapat juga jalan tol terpanjang di berbagai wilayah negara. Tidak luput juga di Indonesia, terdapat jalan tol yang digandang terpanjang di Indonesia, dan menduduki urutan ke lima di dunia. Bahkan jalan tol ini merupakan jalan tol yang dibangun di atas laut.

Jalan tol ini dikenal dengan nama Jalan Tol Bali Mandara, tentunya berada di daerah Bali.

Proyek jalan tol ini sendiri dikelola oleh PT Jasa Marga Bali Tol, Tbk. Telah sukses diresmikan sejak tahun 2013 yang lalu. Jalan tol ini mempunyai panjang sekitar 12,7 kilo meter. Menghubungkan segitiga emas antara Ngurah Rai, Benoa, dan Nusa Dua.

Jalan Tol Bali Mandara termasuk jalan tol terpanjang di Indonesia, bahkan masuk urutan ke lima di dunia. Di urutan pertama terdapat jalan tol Jiaozhou Bay yang ada di China dengan panjang 42 Km, urutan kedua ada jalan tol Lake Pontchartrain Causeway di Amerika Serikat dengan panjang 38,4 Km, urutan ketiga ada jalan tol Chesapeake Bay, ada di Amerika Serikat dengan panjang 24,01 Km, kemudian di urutan keempat jalan tol Penang yang ada di Malaysia mempunyai panjang 24 Km dan di urutan kelima diduduki jalan tol Bali Mandara yang ada di Pulau Dewata Bali, Indonesia (12,7 Km).

Selain hal itu, yang menjadi sorotan adalah jalan tol yang pertama kali dan satu-satunya yang ada di Indonesia, yang mempunyai jalur khusus untuk motor atau kendaraan roda dua.

Dan juga terdapat teknologi canggih, alat ukur kecepatan angin.

Alat ini dipasang di setiap gerbang tol (Nusa Dua, Ngurah Rai, dan Benoa), dengan tujuan untuk mendukung kelancaran dan keamanan ketika berkendara. Nama alat ini adalah anemometer yang berbasis Internet Of Things (IoT). Alat tersebut memonitoring terkait kecepatan angin secara real time, dengan menggunakan gadget serta dilengkapi notifikasi warning apabila kecepatan angin mencapai 40 kilo meter per jam, dan apabila mencapai kecepatan 60 kilo meter per jam, gerbang tol akan ditutup sementara, untuk menghindari adanya resiko kecelakaan.

Bahkan, jika kecepatan angin pun mencapai 80 kilo meter jam, jalur mobil pun juga akan ikut ditutup. Tidak cukup disitu ya, jalan tol ini juga dilengkapi dengan 50 CCTV yang siap memantau keadaan lalu lintas, serta panel listrik berbasis IoT selama 24 jam. yang berada di sepanjang jalan tol.

Tidak cuman hanya dari panjangnya ya, bahkan kecanggihannya pun juga ada di jalan tol ini. Dan hal ini akan menjadi akses lalu lintas pada acara KTT G20 yang didatangi oleh para pemimpin dan delegasi dari berbagai negara di dunia. Papanbaca.net

6 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *