Nulis Travel Watu Payung Gunung Kidul: Harga Tiket dan Spot Foto

Watu Payung Gunung Kidul: Harga Tiket dan Spot Foto

Watu Payung

Puncak Watu Payung merupakan salah satu surga bagi para pemburu matahari terbit di kawasan Jogja. Karena obyek wisata ini memiliki komposisi yang tepat untuk menikmati keindahan pagi dengan sempurna.

Pemandangan matahari terbit yang berpadu dengan keunikan ornament yang ada beserta panorama alam yang mendukung. Telah menciptakan pola dan keunikan pemandangan pagi yang sangat menakjubkan.

Tentang Keindahan Puncak Watu Payung

Pengunjung tidak hanya akan mendapatkan spot selfie yang menarik saja saat berkunjung disini. Namun juga sangat pas untuk menikmati pagi yang indah sambil bersantai menikmati sarapan dan secangkir kopi.

Kalau ingin mendapatkan spot sunrise paling baik dari Puncak Watu Payung, kamu dapat berkunjung dari pertengahan Mei sampai pertengan Juni. Karena pada saat itu letak matahari akan berada pada lintang utara. Sehingga pemandangan matahari terbit akan terlihat sangat sempurna saat dilihat dari puncak.

Keindahan Puncak Watu Payung
instagram.com/sanjayaindarto

Pemandangan alam yang dapat dinikmati disini adalah sungai dan pepohonan yang dapat dilihat dari gardu pandang. Gardu pandang ini dibuat khusus untuk melihat pemandangan alam dari atas perbukitan.

Ciri khas dari Puncak Watu Payung sendiri terletak pada sebuah batu besar yang unik dengan penampakan layaknya payung besar. Sehingga nama tempat wisata ini dibuat berdasarkan dari bentuk payung yang dimiliki oleh tempat ini.

Pada awalnya puncak watu ini hanyalah perbukitan kering dan tidak memiliki point untuk berwisata. Namun berkat kreatifitas pengelola, akhirnya menjadi salah satu destinasi wisata yang ngehits di Jogja. Dan menjadi simbol kreatifitas warga Jogja yang berpadu dengan keindahan alam di sekelilingnya.

Dua Rute Menuju ke Lokasi Watu Payung Jogja

Obyek wisata perbukitan ini memiliki lokasi di dusun Turunan yang berada di desa Girisuko kacamatan Panggang, kabupaten Gunungkidul. Kalau kamu pernah berkunjung ke obyek wisata pantai Ngaluran, kamu dapat menempuh perjalanan dengan jarak 21 Km dalam waktu 40 menit.

Untuk mengunjungi obyek wisata Watu Payung ini dapat menggunakan dua rute yang bisa dipilih. Sesuai dengan jarak atau lokasi terdekat yang dapat kamu tempuh. Dua rute tersebut adalah:

1. Rute Dari Playen Sampai Gaded

Rute yang pertama ini dapat digunakan bagi yang tinggal di daerah Playen dan sekitarnya. Atau wilayah yang paling dekat dengan Playen. Kalau datang dari arah Jogja dan ingin mencoba rute ini, maka kamu harus mengambil jalur ke arah kecamatan Playen.

Kemudian arah selanjutnya yang dapat diambil adalah ke wisata paderesan Sri Getuk, setelah bertemu dengan pertigaan. Kamu dapat memilih jalur yang akan menuju ke Banyusoca. Setelah itu ikuti arah ke sebelah kiri yang akan menuju pedukuhan Turunan dan Gaded.

2. Rute Dari Nawungan Sampai Turunan

Kemudian rute yang kedua adalah melewati jalur Nawungan, kemudian Imogiri dan dilanjutkan dengan Silut dan Bantul. Kemudian setelah sampai ke Silut lanjutkan perjalanan menuju ke arah panggang melewati Nawungan, Imogiri.

Kemudian setelah menemukan sekolahan SPN kamu akan bertemu dengan pertigaan Bibal. Setelah sampai disini kamu dapat mengambil jalur ke arah dukuh Turunan. Kira-kira dua kilometer dari tempat tadi kamu akan menemukan pintu gerbang wisata yang terletak di sebelah kiri.

Jam Buka Dan Tiket Masuk Watu Payung Jogja

Kamu tidak perlu khawatir mengenai waktu buka dan tutup di Puncak Watu Payung ini. Karena obyek wisata ini dibuka setiap hari tanpa kecuali. Dari jam 04.45 sampai tutup sekitar jam 21.00 WIB. Waktu yang cukup panjang untuk pengunjung yang datang dari tempat jauh menuju tempat ini.

Sementara untuk tiketnya sendiri belum ada tarif tertentu alias masih gratis. Ini karena masih merupakan destinasi wisata yang baru sehingga belum ada pelantikan dari pemerintah pusat. Sangat menyenangkan untuk digunakan menghabiskan waktu bersama teman-teman.

Fasilitas Yang Disediakan Di Puncak Watu Payung

Karena belum diresmikan dan masih baru berkembang, masih banyak yang harus diperbaiki dari obyek wisata ini. Namun jangan khawatir karena berbagai fasilitas yang sudah tersedia di sini cukup memuaskan pagi para pengunjung.

Contohnya adalah pengelola menyediakan beberapa gazebo yang bisa digunakan untuk beristirahat sembari menikmati pemandangan alamnya. Kemudia juga gardu pandang yang dapat dijadikan untuk membuat spot foto yang unik dan instagramable.

Memiliki area parkir yang cukup luas dan aman membuat pengunjung tidak kesulitan dalam memarkir kendaraannya. Selain itu ada juga kamar mandi, Mushola untuk beribadah dan warung makan yang menyediakan menu yang terjangkau.

Pesona Watu Payung Jogja yang Menjadi Daya Tarik Pengunjung

Pesona Watu Payung Jogja
instagram.com/rizal.bulugh

Meskipun masih menawarkan wisata secara gratis, namun pengunjung yang datang sudah cukup banyak. Dan jumlahnya terus meningkat dari hari kehari, untuk menikmati pemandangan yang indah sambil melepaskan beban pikiran. Beberapa pesona yang menjadi daya tarik pengunjung yang berkunjung ke Puncak Watu Payung tersebut adalah:

1. Panorama Alam Yang Menawan

Pesona yang pertama tentu saja adalah panorama alamnya, menawarkan pemandangan hamparan perbukitan yang hijau. Terhampar indah sejauh mata memandang ke bawah bukit yang membentang.

Selain pemandangan dari kejauhan di bagian bawah, kamu juga dapat melihat indahnya langit yang menghampar dari ketinggian. Apalagi di saat pagi hari tiba, awan putih tebal tampak seperti selimut yang menyelimuti kawasan perbukitan ini.

Panorama alam yang membuat hati terasa tenang inilah yang membuat para pengunjung terpesona. Apalagi setelah lelah berkutat dengan hiruk pikuknya rutinitas kehidupan. Kemudian di siang hari pengunjung dapat merasakan hembusan angin sepoi-sepoi yang sejuk dan bikin ngantuk.

Selain pemandangan perbukitan juga terlihat sungai Oya yang membagi hamparan hijau nan asri ini. Menambah indahnya pemandangan khas dari ketinggian sembari menikmati udara yang segar. Berasa sedang tinggal di negeri diatas awan karena kabut yang ada di tengah bukit.

2. Spot Foto Yang Unik Dan Instagramable

Sudah menjadi rahasia umum, kalau tempat wisata yang bagus dan diburu oleh orang-orang jaman sekarang adalah yang memiliki spot foto unik dan instagramable. Seperti pemandangan di Puncak Watu Payung ini yang menawarkan spot foto yang sangat cantik.

Apalagi ketika datang saat momen matahari terbit atau matahari terbenam. Anglenya sangat menawan untuk diabadikan dengan pose andalan. Karena panorama alam yang terlihat sangat eksotis dan menambah keindahan hasil jepretan.

Sehingga wajar kalau tempat ini dijadikan spot foto paling favorit bagi para pemburu spot instagramable. Bahkan banyak fotografer yang senang memotret di sini dengan perpaduan gardu pandang yang membuat hasilnya semakin istimewa.

3. Memiliki Hutan Lindung Yang Hijau

Selain menawarkan pemandangan perbukitan rupanya Puncak Watu Payung juga memiliki hutan lindung yang hijau. Kawasan Geoforest atau sering juga disebut sebagai hutan konservasi ini sangat cantik untuk dijadikan tempat mengambil gambar sebagai postingan media sosial.

Hutan lindung ini dibelah oleh sungai Oya yang sekaligus menjadi pembatas antara kabupaten Bantul dengan kabupaten gunung kidul. Jadi sayang kalau melewatkan kesempatan mengunjungi hutan wisata ini.

Saran Terbaik Untuk Mengunjungi Puncak Watu Payung

Watu Payung Jogja
instagram.com/verra.dewi

Setelah membaca berbagai ulasan diatas pasti jadi pengen berkunjung bukan? Namun sebelum mulai mengunjunginya ada baiknya mempersiapkan berbagai hal untuk menghindari kejadian yang tidak menyenangkan.

Selain agar selamat sampai di tujuan panduan ini juga tips agar mendapatkan spot terbaik untuk mengambil gambar disana. Nah beberapa hal yang perlu diperhatikan tersebut adalah:

1. Berkunjung Sesaat Sesudah Subuh

Meskipun panorama di puncak ini sangat indah di siang hari, namun pemandangan pagi hari jauh lebih mempesona. Sehingga ketika kamu ingin mendapati spot paling menarik sebaiknya datang berkunjung sesaat sesudah subuh. Agar tidak ketinggalan momen matahari terbit dari puncaknya.

Melihat semburat jingga muncul di ufuk timur dengan diiringi matahari yang muncul perlahan-lahan. Membuat suasana pagi yang segar memunculkan semangat baru untuk menghadapi segala tantangan kehidupan.

2. Berkunjung Saat Peralihan Musim Penghujan Menuju Musim Kemarau

Datang berkunjung ke Puncak Watu Payung disaat peralihan musim penghujan menuju kemarau juga merupakan momen yang tepat. Karena biasanya saat menjelang musim kemarau suasana pagi sangat cerah, sehingga penampakan matahari terbit menjadi terlihat lebih jelas.

Selain itu juga karena belum memasuki musim kemarau, pepohonan dan tanaman lainnya masih terlihat menghijau. Dengan aliran sungai Oya yang masih memiliki debit air yang tinggi sehingga penampakannya akan lebih cantik saat dilihat dari ketinggian.

3. Jangan Lupa Membawa Kamera

Nah ini adalah salah satu peralatan penting yang tidak boleh dilupakan. Yaitu membawa kamera untuk merekam keindahan panorama. Sehingga dapat melihatnya kembali saat merindukan pemandangan di tempat ini.

Merekamnya adalah salah satu cara mengabadikan keindahan di Puncak Watu Payung. Kemudian membagikannya ke akun media sosial, agar teman-teman yang tidak dapat berkunjung ikut menikmati keindahannya. Dan suatu hari memiliki keinginan untuk datang agar tempat wisata ini semakin berkembang.

4. Turut Menjaga Kelestarian Lingkungan

Sebagai penikmat alam yang sudah merasakan keindahannya, alangkah baiknya kalau berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. Caranya tentu saja dengan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.

Selain itu juga turut menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada. Menggunakan ornamen yang sudah dibuat oleh pengelola demi memuaskan pengunjung dengan hati-hati. Dan mematuhi peraturan penggunaannya agar tidak rusak sehingga pengunjung berikutnya dapat menikmati manfaatnya.

Perbuatan merusak seperti mencorat-coret sarana dan prasarana yang ada juga salah satu tindakan tidak terpuji. Karena mengganggu pemandangan yang ada dan juga mengganggu kenyamanan pengunjung yang datang ke lokasi wisata ini.

Demikianlah beberapa tips dan saran yang dapat kamu jadikan panduan sebelum berkunjung ke Puncak Watu Payung. Dengan menerapkan semuanya kamu akan dapat menikmati liburan dengan memuaskan dan selamat sampai pulang kembali.

Destinasi Wisata Lain Yang Dekat Dengan Puncak Watu Payung

Rasanya rugi ya kalau datang jauh-jauh namun hanya menikmati satu destinasi wisata saja, nah kalau pergi ke Puncak Watu Payung lain lagi. Karena kamu akan menemukan obyek wisata yang lokasinya berdekatan sehingga sayang kalau tidak dikunjungi sekalian.

Destinasi wisata tersebut adalah Bukit Panguk Kediwung, yang dapat ditempuh melewati jalan melingkar. Sebenarnya kalau jalannya tidak melingkar jarak tempuhnya hanya 3 km saja, namun karena melingkar harus ditempuh sejauh 23 km.

Bukit Penguk Kediwung ini memiliki banyak spot selfie yang dapat digunakan untuk berfoto ria. Memiliki gardu pandang yang unik dengan latar belakang pepohonan yang menghijau. Membuat nuansanya terasa sangat eksotik dan menenangkan hati.

Kemudian kira-kira 22 km dari sini terdapat pantai Gesing yang tak kalah populer. Menawarkan banyak kuliner dengan ciri khas menu seaafoodnya, kamu bisa memuaskan perut dengan harga yang terjangkau.

Karena ditempat ini ada tempat pelelangan ikan sehingga banyak sekali yang menawarkan makan olahan produk dari laut. Pengunjung juga dapat mengambil gambar dengan latar belakang nelayan yang sedang pulang dari melaut berpadu dengan tebing yan eksotis.

Demikianlah beberpa ulasan mengenai Puncak Watu Payung Jogja yang eksotis dengan pemandangan alaminya. Jangan ragu untuk berkunjung dan membagikan potretnya di media sosial untuk membantu promosi tempat ini dengan gratis. Sehingga akan semakin berkembang lebih maju lagi dari hari ini.

40 Likes

Ingin berkontribusi?


Sekarang kamu sebagai pembaca juga bisa berkontribusi pada website ini dengan cara mengirimkan tulisan yang kamu buat, sebagai imbalan kamu akan mendapatkan reward sejumlah uang.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.