Hal yang Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu 20.04 LTS

Hal yang Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu

Ketika baru menginstall atau pertama kali menggunakan sistem operasi Linux, kamu pasti merasa kebingungan karena belum tahu apa yang harus di lakukan setelahnya.

Pada artikel kali ini saya akan menunjukkan beberapa hal yang harus di lakukan setelah menginstal Ubuntu.

Berikut adalah hal yang harus kamu lakukan, baik yang wajib dan juga yang tidak. Seperti menginstall paket tambahan untuk mendukung kinerja lebih optimal, dan memasang software yang kamu butuhkan seperti desain, bekerja dan lainnya.

Hal Yang Harus Dilakukan Setalah Install Ubuntu

Ketika membuat artikel ini, saya menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu 20.04.3 LTS dengan desktop Gnome, jika kamu menggunakan desktop versi lain. Seperti Kubuntu, Xubuntu, Lubuntu caranya tidak jauh berbeda kamu masih bisa membaca panduan ini sampai tuntas.

Berikut adalah beberapa hal yang harus kamu lakukan setelah install linux Ubuntu.

1. Update Sistem Linux Ubuntu

Hal pertama dan wajib untuk dilakukan setelah menginstall linux baru adalah melakukan pembaruan sistem. Hal ini bertujuan untuk memutakhirkan paket yang terinstal sebelumnya agar terhindar dari bug dan menjaga sistem tetap aman. Meskipun menggunakan versi Ubuntu terbaru kamu masih harus melakukan update ini secara manual.

Untuk memulai proses ini, yang harus kamu lakukan adalah membuka menu aplikasi dan cari program bernama Software Updater.

Software Updater Ubuntu

Setalah kamu mengekliknya secara otomatis program akan melakukan pengecekan update, untuk mengetahui apakah ada perangkat lunak terbaru pada repository.

Setelah selesai, nanti akan muncul daftar aplikasi yang harus di update. Klik Install Now untuk mulai menjalankan update paket terbaru.

Paket Terbaru Tersedia

Selain menggunakan tampilan GUI di atas, kamu juga bisa menjalankan update sistem menggunakan perintah terminal.

Buka terminal, bisa melalui menu aplikasi atau menggunakan kombinasi tombol Ctrl+Alt+T pada keyboard.

Kemudian gunakan baris perintah berikut ini untuk mengecek pembaruan paket.

sudo apt-get update

Cek Pembaruan Paket Ubuntu

Selanjutnya upgrade sistem paket menggunakan perintah berikut.

sudo apt-get upgrade

Jalankan Upgrade Sistem Ubuntu

2. Install Extra Media Codecs

Paket ini diperlukan untuk menjalankan berbagai format baik multimedia seperti MP3, MP4, AVI dan archive seperti RAR, ZIP, 7zip dan lainnya.

Sebenarnya ketika menginstall Ubuntu, kamu akan diberikan pilihan untuk menginstal Codec Media atau tidak. Tetapi hal ini mengharuskan kamu untuk menginstall Ubuntu menggunakan koneksi internet. Jika melewati langkah tersebut, kamu bisa memasang Media Codec setelahnya.

Install Ubuntu Restricted Extra menggunakan perintah berikut di terminal.

sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras

Install Ubuntu Media Codec

3. Mengaktifkan Repository Ubuntu Tambahan

Repository adalah alamat dimana semua paket Ubuntu disimpan dalam sebuah server. Di dalamnya terdapat banyak sekali software yang bisa kamu install dan semuanya gratis.

Tetapi repository pada linux ini dibagi menjadi lima kategori. Berikut yang harus kamu ketahui mengenai perbedaanya.

  • Main : Software gratis dan open source yang didukung langsung oleh tim pengembang Ubuntu.
  • Universe : Berisi perangkat lunak yang dikelola oleh komunitas.
  • Restricted : Repository terbatas yang terdiri dari driver berpemilik.
  • Multiverse : Kumpulan software yang dibatasi oleh hak cipta dan hukum.
  • Canonical Partners : Repositori ini terdiri dari perangkat lunak berpemilik yang dipaket oleh Ubuntu untuk mitra mereka.

Dengan mengaktifkan semua kategori di atas, kamu akan mendapatkan akses ke software yang lebih banyak untuk di install.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaktifkannya. Dari menu aplikasi kamu cari dan buka Software & Update.

Software and Update

Pada tab Ubuntu Software kamu beri tanda centang seperti pada gambar di bawah.

Beri Centang Pada Repository

Kemudian beralih ke tab Other Software, dan beri tanda centang pada Canonical Partners.

Beri Tanda Centang Canonical Partners

Nanti ketika kamu menutup window akan muncul popup, klik Reload untuk membiarkan program meresfresh cache sistem.

Klik Reload

4. Install Aplikasi dari Ubuntu Software Center

Setelah berhasil mengaktifkan repository tambahan, sekarang kamu perlu menginstal aplikasi yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari dan bekerja.

Pada menu aplikasi kamu cari Ubuntu Software Center. Akan terbuka window yang menampilkan berbagai perangkat lunak yang bisa kamu install.

Ubuntu Software

Dari sini kamu bisa menginstal aplikasi yang di perlukan, berikut adalah daftar aplikasi yang bisa kamu install.

  • LibreOffice : Alternatif untuk Microsoft Office.
  • GIMP : Pengganti Photoshop.
  • Inkscape : CorelDraw versi linux.
  • VLC : Pemutar video yang powerful.
  • Spotify : Software untuk streaming musik.
  • uGet : Sebagai alternatif IDM di Linux.
  • Reminna : Untuk remote desktop.
  • Chromium : Browser yang mirip dengan Google Chrome.
  • Kdenlive : Perangkat lunak edit video open source.
  • OBS Studio : Perekam layar dan live streaming.
  • Atom : Teks editor untuk keperluan koding.

5. Install Flatpak Untuk Mengakses Lebih Banyak Aplikasi

Flatpak merupakan universal packing system yang awalnya dikembangkan untuk Linux Fedora. Dengan menggunakan Flatpak kamu dapat mengakses lebih banyak aplikasi yang tidak tersedia di Ubuntu Software Center.

Proses pemasangan Flatpak di Ubuntu sangat mudah, untuk versi terbaru mulai dari 18.04 ke atas sudah tersedia secara default di repository bawaan.

Buka terminal dan jalankan perintah di bawah.

#Versi Ubuntu 18.04 ke atas
sudo apt-get install flatpak

#Versi Ubuntu 16.04 ke bawah
sudo add-apt-repository ppa:alexlarsson/flatpak
sudo apt update
sudo apt install flatpak

Install Flatpak ubuntu

Jika sudah selesai menginstall, tambahkan repository Flathub untuk mengakses semua aplikasi yang tersedia di website Flathub.

flatpak remote-add --if-not-exists flathub https://flathub.org/repo/flathub.flatpakrepo

Tambahkan Repository Flathub

Untuk menginstal aplikasi menggunakan Flatpak, bisa dilakukan melalui terminal. Jika kamu tidak mengetahui ID aplikasi kunjungi situs Flathub dan cari nama aplikasi yang akan kamu install.

Jika sudah ketemu klik aplikasi dan scroll ke bawah, kamu akan menemukan panduan untuk instalasinya.

Panduan Install Dengan Flatpak

6. Menghemat Baterai dan Mencegah Panas

Jika kamu menggunakan laptop, menginstal software untuk mengontrol suhu CPU agar terhindar dari overheating itu sangat penting. Aplikasi yang dapat kamu andalkan untuk mengatasi hal ini adalah TLP.

Install TLP melalui terminal dengan menggunakan perintah berikut.

sudo apt-get install tlp tlp-rdw

Install Program TLP

Kemudian aktifkan dengan perintah.

sudo tlp start

7. Nyalakan Fitur Night Light Untuk Melindungi Mata

Night Light adalah fitur baru yang dapat melindungi mata kamu dari bahaya sinar biru yang di hasilkan oleh layar komputer. Fitur ini sangat cocok untuk mereka yang sering bekerja di depan layar komputer sangat lama agar terhindar dari ketegangan mata yang mengakibatkan cepat lelah.

Kabar baiknya semua desktop linux Ubuntu sudah menyediakan fitur ini secara default, sehingga kamu hanya perlu mengaktifkannya.

Buka pengaturan sistem, kemudian kamu pergi ke Display dan pada menu atas klik Night Light selanjutnya geser togle untuk mengaktifkan.

Aktifkan Fitur Night Light

Kamu juga bisa menentukan waktu mulainya fitur ini, dan mengatur warna temperatur sesuai yang kamu inginkan.

8. Menonaktifkan Automatic Suspend

Sejak versi 18.04, Ubuntu menghadirkan fitur auto suspend. Fitur ini akan aktif ketika laptop dalam kondisi menggunakan baterai dan tidak di gunakan selama 20 menit.

Hal ini mungkin terdengar bagus, karena dapat memperpanjang daya baterai. Tapi untuk sebagian orang ini adalah hal yang tidak mereka inginkan. Jika kamu salah satunya, berikut adalah cara untuk menonaktifkan auto suspend di Ubuntu.

Pada pengaturan sistem Ubuntu, kamu pilih tab Power di menu sebelah kiri. Lalu klik Automatic Suspend dan geser togle untuk menonaktifkan.

Nonaktifkan Fitur Auto Suspend

Dari pengaturan ini, kamu juga bisa menonaktifkan blank screen jika kamu mau.

9. Install Gnome Tweak Tool

Jika ingin merubah tampilan linux Ubuntu menjadi lebih menarik seperti mengganti tema default, icon, font, cursor, memindahkan window title dan lainnya. Kamu dapat menginstall Gnome Tweak Tool untuk melakukan hal tersebut.

Gnome Tweak Tool

Gunakan perintah berikut pada terminal.

sudo apt-get install gnome-tweak-tool

Install Gnome Tweak Tool

10. Membersihkan Sistem Ubuntu

Setelah kamu selesai menginstal banyak paket, membersihkan sistem dari cache dan file sampah lainnya menjadi sangat penting untuk di lakukan. Karena pada dasarnya file sisa paket yang kamu instal dan depedensi lainnya masih tersimpan dalam direktori sistem.

Kamu dapat menghapus file tersebut agar tidak memenuhi penyimpanan. Berikut adalah perintah yang dapat kamu gunakan di terminal.

sudo apt-get clean
sudo apt-get autoremove
sudo apt-get autoclean

Bersihkan Sistem Ubuntu

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan setelah menginstall Linux Ubuntu 20.04 LTS, kamu tidak wajib melakukan semuanya tetapi pilih yang paling sesuai.

Semoga panduan di atas bermanfaat. Jika kamu memiliki pertanyaan tinggalkan pada kolom komentar di bawah.

Artikel Menarik Lainnya

Avatar yntkts

Penulis: yntkts

Ya Ndak Tau Kok Tanya Saya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *